November 2014

Friday, November 28, 2014

Rencana Pembelian Su-35 TNI AU

KSAU: Kekuatan Alutsista Komponen Utama

sukhoi su 35, su 35 indonesia, su 35 milik indonesia, punya indonesia, su-35 tni angkatan udara, tni au

Pesawat Tempur Su-35 diminati petinggi TNI AU untuk memperkuat skuadron tempur. (Foto: Sukhoi). Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Imam Sufaat menyatakan, kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) sangat menentukan kredibilitas pertahanan negara. Itu artinya, alutsista kategori komponen utama pertahanan.

su 35, sukhoi indonesia, su-35

"Dasarnya, pertahanan suatu negara ditentukan oleh kekuatan alutsista yang dimiliki," ujar KSAU pada upacara serah terima jabatan Komandan Komando Pemeliharaan Materiil Angkatan Udara (Dankoharmatau) dari Marsda TNI Ferdinand Alex Myne kepada Marsda TNI Waliyo, M.Sc. di Bandung, Selasa (13/9).

swa buana paksa

Era teknologi seperti sekarang ini, dikatakan KSAU, pertahanan negara akan mencapai hasil maksimal jika didukung alutsista yang andal serta terpenuhinya logistik serta sistem pemeliharaan yang mumpuni. "Sebagai matra yang sangat mengandalkan sistem persenjataan, unit pemeliharaan seperti Koharmatau yang tugas dan fungsinya melaksanakan pemeliharaan dan produksi materiil TNI Angkatan Udara, pemeliharaan dan pembekalan senjata amunisi serta menyelenggarakan pembinaan alat perbengkelan dan peralatan produksi serta publikasi teknik, akan sangat besar perannya dalam mewujudkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara," tegas Imam.

su 35

Sasaran pembinaan yang telah ditetapkan dalam jangka pendek, yaitu mengantisipasi accident dalam satu tahun kedepan maupun sasaran jangka panjang untuk menjadikan TNI Angkatan Udara sebagai the first class air force, membutuhkan dedikasi, loyalitas, komitmen dan kerja keras serta personel yang memiliki disiplin tinggi serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

sukhoi su, s

KSAU mengatakan, peran Koharmatau serta tantangan tugas yang dihadapi sudah sepantasnya jika personel yang mengawaki dipersyaratkan memiliki kualitas mumpuni, berdisiplin serta memiliki kecepatan dan ketepatan berolah pikir. "Ini sejalan dengan semboyan Koharmatau 'Sewana Karya Budhi Sakti', yaitu akal dan kecerdasan menjadi andalan suksesnya embanan tugas yang dibebankan, akan senantiasa terpelihara dan bersemayam di setiap personel Koharmatau jika kadar intelektual terus terasah dengan sebaik-baiknya," jelas dia.

angkatan udara, tni

Sebagai komando pemelihara yang syarat pengalaman didukung personel yang terlatih dan profesional, ujar KSAU, Koharmatau akan tetap menunjukkan eksistensinya sebagai unit pemeliharaan yang dapat diandalkan dalam situasi dan kondisi apapun. "Koharmatau jadi ujung tombak pemelihara alutsista TNI Angkatan Udara," ujar Imam.

Sementara itu, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama TNI M Nurullah meminta prajurit TNI AU menumbuhkembangkan kepedulian merawat alutsista. "Tumbuh dan kembangkan sifat kepedulian dari setiap personel Skadron Udara 31 khususnya terhadap alusista yang dioperasionalkan," ujar M Nurullah saat melantik Letkol (Pnb) Eko Sujatmiko sebagai Komandan Skadron Udara 31 menggantikan Letkol (Pnb) Iman Handojo dalam upacara militer di Apron Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
 


Danlanud mengatakan, kepedulian personel terhadap alutsista) harus diiringgi dengan peningkatan kepekaan terhadap disiplin dan patuh hukum. Hindari perbuatan menimbulkan suasana negatif. "Tidak kalah pentingnya adalah jaga soliditas satuan dan kerjasama serta koordinasi kelompok yang harmonis, guna mewujudkan suasana kerja yang kondusif sehingga produktifitas kerja satuan dapat meningkat," jelas Danlanud.

pasukan khas, TNI AU



Sumber: Suara Karya


Wednesday, November 19, 2014

Sukhoi SU 35 Tampak Di Depan Mata Indonesia

Sukhoi SU 35 Semakin Tampak Di Depan Mata TNI AU

Kementerian Pertahanan (Kemhan) berencana mengganti pesawat tempur F-5 Tiger TNI AU yang sudah harus pensiun, dengan pesawat tempur baru yang jauh lebih canggih. Tak tanggung-tanggung, muncul usulan untuk menggantinya dengan pesawat tempur Su-35BM (Flanker-E) dari Rusia.

sukhoi su35BM

<Sukhoi SU 35>

"Ada beberapa usulan pesawat tempur yang saat ini masih dikaji untuk memilih yang paling tepat. Apakah pesawat tempur dari Rusia, Amerika, Eropa atau dari negara lain," kata Menhan Purnomo Yusgiantoro usai Rapim Kementerian Pertahanan yang dihadiri Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, di Kantor Kemhan di Jakarta, Selasa, 7 Januari 2014. Menurut Menhan, ada sekitar 5-6 usulan pengganti pesawat tempur TNI AU yang sudah berusia 30 tahun tersebut. Namun, dirinya meminta agar dilakukan pembobotan dan ditambah spesifikasi teknis, sehingga ditemukan pesawat yang tepat untuk menggantikan F-5 Tiger.

f5 tiger

<f-5 Tiger TN AU yang akan pensiun>

Menhan berharap agar keputusan untuk memilih pesawat tempur pengganti itu segera diputuskan agar pada Rencana Strategis (Renstra) II 2015-2020 dapat dilakukan pembelian sehingga datang tepat pada waktunya. "Saya berharap pesawat tempur yang canggih tersebut mampu membawa peluru kendali jarak jauh," katanya. Di tempat yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan, TNI AU telah membuat kajian untuk pengganti pesawat tempur F-5 Tiger, seperti Sukhoi Su-35, F-15, F-16 dan pesawat tempur buatan Swedia (Saab Gripen).

Pesawat tempur Su-35 adalah pesawat kelas berat generasi 4++. Sebagian teknologinya sudah menggunakan teknologi pesawat generasi ke-5. Soal embel-embel BM pada salah satu varian Su-35, itu hanyalah sebutan dari media-media yang berarti "Big Modernization" karena terdapat upgrade avionik dan modifikasi airframe pada varian ini. Pihak KnAAPO (Sukhoi) sendiri tidak memberikan nama resmi untuk Su-35BM. Selain pesawat tempur buatan Rusia, Panglima TNI juga tengah mengincar pesawat tempur buatan Amerika Serikat, yakni F-16. "Ada beberapa pilihan, apakah kita ke depannya akan ambil Sukhoi-35 atau apakah F-16 dan generasi terbarunya. Kalau kami punya keinginan Insya Allah pasti bisa," kata Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pun mengaku sudah berdiskusi langsung dengan Menhan Purnomo Yusgiantoro. Menurutnya, Menhan pun setuju upaya menambah kekuatan tempur TNI AU. "Tapi ini baru tahap diskusi. Kalau maunya Panglima sih iya (menambah Sukhoi)," kata Panglima TNI. "Kajian itu sedang kami pelajari, tergantung dari kemampuan keuangan negara," katanya.

Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia menambahkan, TNI AU menginginkan satu skuadron (16 unit) dalam pengajuan pengganti pesawat tempur F-5 Tiger. "Kami ikuti renstra yang ada. Selanjutnya kami masih revisi sesuai arahan Panglima TNI dan Kemhan sesuai kemampuan negara untuk membuat masterlist," katanya. KSAU mengatakan, setiap Renstra itu ada pergantian pesawat yang tak layak, sehingga dilakukan modernisasi sesuai perkembangan teknologi. Tahun ini, TNI AU akan menerima belasan pesawat baru dan bekas berbagai jenis, baik itu pesawat tempur jet, pesawat tempur baling-baling, dan pesawat angkut. Dari jajaran pesawat tempur jet adalah F-16 dari Amerika Serikat. Sebelum bulan Oktober 2014 TNI AU bakal menerima 8 dari 24 unit pesawat F-16 hibah yang diperbaiki lagi sistem avioniknya. Sesuai rencana pesawat F-16 akan ditempatkan di Skadron 16, Pekanbaru, Riau.

f 16 block 52

<f 16 block 52>

Saat ini TNI AU baru memiliki satu skuadron atau 16 unit Pesawat tempur Sukhoi yang terdiri dari Sukhoi SU-27 dan dan SU-30 yang bermarkas Lanud Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan. TNI AU juga menerima secara bertahap pesawat tempur bermesin jet T-50 Golden Eaglebuatan Korea Selatan. Dari satu skuadron atau 16 unit pesawat yang dipesan baru delapan unit yang diterima Indonesia. Pesawat ini lah yang bakal digunakan untuk melatih pilot-pilot tempur TNI AU menggantikan pesawat Hawk 100/200.

Tambahan Kapal Selam dari Rusia


Sementara itu, selain pesawat tempur, Panglima TNI Jenderal Moeldoko berencana mengirim tim ke Rusia pada akhir bulan ini. Tim ini ditugaskan menemani perwakilan Kemhan guna membicarakan kemungkinan pembelian kapal selam Kelas Kilo buatan Negeri Beruang Merah tersebut. "Kami akan lihat dan dalami dua pilihan," kata Panglima TNI. Dua pilihan tersebut adalah kemungkinan membeli kapal selam Kelas Kilo produksi baru atau membeli bekas dengan skema hibah. Meski begitu, Panglima TNI tetap berharap pemerintah bisa membeli kapal selam Kelas Kilo produksi baru. "Mudah-mudahan saja, kalau kondisi anggaran pemerintah bagus," kata dia. Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr Marsetio sebelumnya pernah menyebut ketertarikannya memboyong kapal selam jenis Kelas Kilo dan Kelas Amur buatan Rusia. Namun, pihaknya belum bisa menentukan kapal selam mana yang bakal diboyong ke Tanah Air.

Cara Membuat Link Aktif Di Komentar

Cara membuat link aktif sangatlah mudah, sekarang agan tinggal ikuti petunjuknya

link aktif

Membuat link aktif memang berguna bagi yang membuat link aktif tersebut, karena membuat link aktif merupakan salah satu cara yang sangat mudah untuk mendapatkan backlink secara gratis. Namun sering kali, banyak pemilik blog yang melarang pengunjungnya untuk membuat komentar yang berupa link aktif.

Nah, bagi yang belum tahu bagaimana caranya membuat link aktif di komentar blog, saya akan sharing sebuah artikel yani Cara membuat link aktif di komentar blog. Berikut caranya,

1. Tentukan blog target yang akan agan beri link aktif

2. Gunakan link di bawah ini untuk memberi link aktif.

 

<a href="http://dekaswin.blogspot.com/">dek aswin</a>

 

3. Ganti tulisan http://dekaswin.blogspot.com dengan link yang akan dituju, dan ganti tulisan “dek aswin” dengan teks yang teman-teman inginkan.

Oke, sangat mudah untuk membaut link aktif di komentar blog. Teman-teman pasti bisa melakukannya kok. Sekian dari saya untuk hari ini.

Selamat bereksperimen dan semoga sukses.

Thursday, November 13, 2014

Cara Merawat HP Android Yang Baik Dan Benar

Cara Merawat HP Android Yang Baik Dan Benar

Merawat Android

Hp android adalah ponsel yang sedang ngetren sekarang, dengan Operasi sistem Android yaitu sistem terbaru ponsel, ponsel ini bisa di kembangkan dengan berbagai aplikasi yang tak terbatas. Sehingga banyak sekali pengguna ponsel yang beralih ke ponsel Android. dan hal yang selalu muncul dibenak anda adalah cara menggunakan android dan cara merawat ponsel android agar tahan lama dan tidak cepat lemah. Mengingat banyak sekali ponsel android yang hanya beberapa kali pakai sudah ada masalah, seperti kinerjanya yang lemot, baterai yang cepat habis, sehingga dalam sehari kadang harus charge sampai 2 kali.

 

Bagi anda yang mengalami hal demikian, kami akan share tips dan cara merawat ponsel Android agar tetap awet dan prima serta taha lama dalam pemakaiannya. Merawat ponsel android dibagi dalam beberapa bagian yaitu perawatan terhadap hardware atau perangkat kerasnya seperti layar, body, dan bagian lain yaitu software atau perawatan perangkat lunaknya seperti program dan aplikasinya.

 

Android

 

Cara Merawat HP Android agar Tahan Lama

 

Cara Merawat Layar


1. Menggunakan screen protector atau plastik anti gores, ini penting sekali mengingat berbagai benda dan bermacam tangan sering tersendtuh kelayar ponsel. Dengan menggunakan screen protector layar akan aman dari goresan.


2. Jangan mendekatkan HP Android anda dengan benda yang mengandung medan magnet seperti radio, televisi, dan benda-benda lain


4. Gunakan layar monitor dengan telunjuk anda bukan dengan kuku anda yang panjang, ini akan mengakibatkan layar tergores


5. Simpan Hp Android di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, karena hal ini bisa menurunkan kualitas LCD ponsel anda


6. Jangan menekan layar LCD terlalu kencang, tetapi cukup sentuh seadanya saja


7. Jangan menyimpan HP android dalam tempat yang terjepit dan bisa menekan hp, seperti dalam celana ketat, karena ini bisa mempengaruhi pada lcd ponsel anda kalau digunakan terlalu sering.

merawat layar android


Cara Merawat Body Ponsel Android


1. Gunakan bahan pelindung hp anda agar hp aman dari berbagai kemungkinan rusak seperti benturan, panas, percikan air, debu dll. Dalam menjaga dari bahaya ini anda bisa menggunakan LCD display, gantungan hp, kesing bagus, sarung hp, tali hp. Untuk kesing lebih baik anda menggunakan softcase daripada hardcase, karena softcase lebih baik dalam meredam benturan dan lain-lain.


2. Bersihkan Android secara berskala. Lakukan pembersihan terhadap debu-debu yang menempel pada android setiap harinya dengan menggunakan softcutton. Lakukan secara hati-hati agar android tetap utuh dan tidak tergores.


3. Menyimpan Hp Android pada tempat yang aman akan membuat ponsel anda terhindar dari berbagai benturan, kemalingan dan hal-hal lain yang tidak di inginkan.


4. Pelihara android dari air. Air adalah musuh utam bagi ponsel android, tetapi sekarang sudah ada beberapa merk Ponsel Android yang anti air bahkan bisa digunakan dalam air. Tetapi secara umum Android masih sangat rentan rusak bila terkena air. Ketika android terkena air maka akan terjadi konsleting dan bisa membawaki rusak pada hardwarenya. Jadi jauhkan android dari tempat yang kemungkinan terkena air.


5. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. ANda tahu sendirikan apa yang akan terjadi kalau hp android digunakan oleh anak-anak.

 

Keluarga androis


Demikianlah tips sederhana tentang cara mudah merawat HP Android agar hp anda tetap awet dan tahan lama. Diharapkan dengan artikel ini bisa menambahkan pengetahuan kita dalam menjaga hp android, sehingga masa pakai android bisa tahan lama dan tentunya hemat bagi anda.

Tuesday, November 11, 2014

KOPASSUS <TNI AD> VS DENJAKA <TNI AL>

KETANGGUHAN DENJAKA


Detasemen Jala Mangkara atau biasa disingkat Denjaka adalah sebuah detasemen pasukan khusus TNI yang menempati Hirarki tertinggi dalam jajaran Korps Marinir dan TNI-AL. Denjaka dibentuk berdasarkan instruksi Panglima TNI kepada Komandan Korps Marinir No Isn.01/P/IV/1984 tanggal 13 November 1984. Denjaka merupakan satuan gabungan antara personel Kopaska dan Taifib dalam Korps Marinir TNI-AL.

lambang denjaka
<lambang denjaka>

Denjaka terdiri dari :
1. Satuan markas Detasemen
2. Satuan tim markas
3. Satuan tim teknik
4. Tiga tim tempur.

Segala aktifitas Denjaka bersifat rahasia dan sangat jarang dipublikasikan. Sebagai unsur pelaksana, prajurit Denjaka dituntut memiliki kesiapan operasional, mobilitas, kecepatan, kerahasiaan, dan pendadakan yang tertinggi. medan operasi yang berupa kapal-kapal, instalasi lepas pantai dan daerah pantai. Disamping itu juga memiliki keterampilan mendekati sasaran melalui laut, bawah laut dan vertikal dari udara.

<pasukan denjaka>

Mereka dikenal sangat tangguh di medan operasi sebagaimana para “saudara” lainnya, pasukan khusus di matra darat dan udara. Kemampuan Denjaka tak hanya dapat bertempur, tapi juga berperan sebagai satuan intelijen tempur yang handal. Pendidikan hampir 9 bulan dihabiskan untuk menciptakan pasukan Intai Amfibi yang handal, cepat dan rapih dalam menyelesaikan suatu misi khusus.

Tak heran manuver dan gerakan personel Denjaka dalam operasi klandestein membuat musuh kewalahan. Denjaka mampu bertempur di darat, laut, udara dan bawah permukaaan air. Mereka juga memiliki skill yang dimiliki pasukan Kopaska dan Linud (setingkat Parako) untuk menjalankan misinya di TNI. Denjaka juga biasa di libatkan untuk pengamanan Presiden (Paspampres).


<Denjaka>

Suud Rusli


suud rusli
suud rusli
<suud rusli>

Mantan anggota Marinir yang sudah 2x berhasil kabur dari sel tahanan POM Lantamal II Jakarta merupakan salah seorang penyandang baret Denjaka. Karena itu, untuk meringkus Suud yang telah membunuh Direktur PT Asaba Boediharto Angsono dan pengawalnya Edy Siyep (prajurit kopassus) 19 Juli 2003 Jajaran pimpinan TNI Angkatan Laut mengerahkan hampir satu peleton tim gabungan. TNI-AL sadar bahwa Suud adalah salah seorang prajurit Denjaka yang mempunyai kemampuan luar biasa, dan memiliki keahlian dalam menembak  jitu. Sebagai anggota Denjaka, dia mempunyai pengalaman dalam berbagai operasi khusus. Untuk melukiskan kemampuan Denjaka, ada yang menganggap kemampuan satu pasukan Denjaka setara dengan sepuluh prajurit TNI biasa.
latihan marinir
<latihan marinir>

Para pemburu Suud tak mau gegabah, meski sasarannya sudah diketahui pasti. Kehati hatian tim pemburu yang sebagian juga anggota Denjaka tersebut berhasil melumpuhkan Suud di Jalan Sumbersari, Desa Sumbersari, Kota Malang, Tahun 2007 lalu. Pada saat penyergapan terjadi, Suud berhasil menembak 3 orang tim pemburu yang tergabung dalam unsur TNI/POLRI, dan beruntung masih bisa tertolong. Namun Suud sendiri terluka dengan luka tembak didada dan paha. Kemudia suud dimasukkan ke lapas militer di Surabaya. Menghadapi Suud bukanlah hal yang mudah karena dia mantan pasukan khusus yang mempunyai kemampuan lebih dari pada prajurit Marinir biasa. Itulah gambaran bahwa lulusan pendidikan Denjaka disegani sekaligus ditakuti. Mereka adalah pasukan inti di Kesatuan Marinir yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata. Kemampuan tersebut diraih setelah ditempah melalui pendidikan yang sangat ketat serta melewati ujian yang sangat berat.

Seleksi Pendidikan Denjaka

Tidak heran, di antara ratusan prajurit yang mengikuti seleksi pendidikan Denjaka, hanya sekitar 50 an orang yang diterima. Mereka akan dilatih keras di kawah candradimuka di Situbondo. Tahun-tahun sebelumnya, sering hanya belasan prajurit yang memenuhi syarat. Mereka yang tak lulus dikembalikan ke kesatuannya semula. Setelah masuk tahap seleksi ke II, Tidak semua yang mengikuti pendidikan tersebut lolos. beberapa di antara mereka dimungkinkan akan dikembalikan ke kesatuannya karena tidak mampu mengikuti pendidikan.

Selain fisik prima, calon Denjaka juga dituntut memiliki IQ tinggi. Sebab, pasukan elite yang sering digunakan untuk penyusupan di daerah operasi itu harus mampu menghadapi berbagai masalah, baik secara individu maupun kelompok.


<marinir>

Selama menjalani pendidikan. Teori di kelas hanya 20 persen. Selebihnya di lapangan, seperti hutan, laut, bahkan udara. Mereka harus mempunyai kemampuan terbaik di darat, laut, dan udara. Mereka dituntut mampu melaksanakan tugas rahasia secara sempurna. Untuk mencapai semua itu, diperlukan pendidikan yang sangat keras dan ketat. Mereka harus mampu menyusup dengan terjun payung, bergerak lincah di laut dengan daya tahan tinggi, serta survive di darat.
Mereka ditempah di tengah ombak ganas di Laut Banyuwangi, yang biasanya menghanyutkan perahu nelayan. Dengan tangan dan kaki diikat, para prajurit tersebut dibuang ke laut ganas itu. Mereka harus mampu bertahan sekaligus menyelamatkan diri.“Latihan mereka cukup berat. Kaki dan tangan diikat pun bisa hidup.

Kenapa sampai demikian? Bila sewaktu-waktu prajurit trimedia (menguasai medan darat, laut, dan udara) itu dibuang ke laut dalam keadaan tangan dan kaki terikat oleh musuh, mereka akan mampu menyelamatkan diri. Setelah melawan ombak besar di laut, mereka juga dituntut bertahan hidup di hutan tanpa perbekalan sedikit pun. Untuk menguji daya tahannya itu, para prajurit terpilih tersebut dilepas di tengah hutan dengan hanya bermodalkan garam. Air minum pun tidak diperkenankan dibawa. Selebihnya, cari sendiri di hutan. Latihan itu dilakukan di Alas Purwo. Di sana, mereka dilepas untuk melatih ketahanan fisik dan kemampuan per orangan.

Di tengah hutan, mereka harus bertahan berhari-hari. Mereka tak jarang hanya makan binatang buas, seperti ular. Bila mampu menangkap monyet, hewan itu pulalah yang disantap. Selama tiga hari tiga malam, mereka tidur di tengah hutan rimba tersebut. Kadang-kadang, juga lebih.

Untuk latihan udara, mereka bukan lagi dilatih terjun tempur seperti prajurit biasa. Kalau terjun tempur, begitu keluar dari pintu pesawat, payung sudah terbuka. Tapi, Denjaka dilatih terjun bebas. Yang menarik, terjun bebas itu tidak saja dilakukan siang, tapi juga tengah malam. Dengan begitu, bila sewaktu-waktu masuk ke sasaran musuh, mereka tidak harus lewat darat atau laut yang mudah dideteksi lawan. Para Denjaka juga bisa diturunkan dari pesawat dengan ketinggian yang sulit terdeteksi musuh.

alutsista denjaka
<latihan denjaka>

Untuk menghindari pendeteksian musuh, mereka harus piawai menyelam. Dengan menggunakan kompas, sambil menghitung derajat daerah sasaran, para Denjaka harus bisa muncul di titik yang tepat. Itu baru tahap latihan. Bila pelantikan atau dikenal dengan pembaretan, mereka harus jalan kaki siang malam. Itu sering dilakukan Banyuwangi-Surabaya. Mereka dilepas di Banyuwangi dan diperintahkan kumpul di Surabaya dalam waktu yang ditentukan. Bila naik kendaraan dan ketahuan instruktur, hukuman berat bakal dirasakan. Baretnya pun bakal tak hinggap di kepala.

Monday, November 10, 2014

KOPASSUS Pasukan Terbaik Dunia

KOPASSUS PASUKAN KHUSUS TERBAIK KETIGA DUNIA KOPASSUS PASUKAN KUSUS TERBAIK KETIGA DUNIA

lambang kopassus
<lambang kopassus>

Kopassus merupakan pasukan khusus yang dimiliki TNI AD. Lain halnya dengan Denjaka milik TNI AL, Pasukan ini sangatlah terkenal di belahan dunia. Kopassus atau biasa di kenal dengan Komando Pasukan Khusus, yang biasa menggunakan baret merah ini telah banyak menorehkan pujian. Adapun uraian selanjutnya silahkan membaca di bawah ini.,..

selamat membaca

Dalam Discovery Channel Military telah di bahas tentang pasukan khusus terbaik di dunia (Top Elite Special Forces In The World). Pasukan Khusus di dunia dinilai  dan diamati kinerjanya dengan parameter-parameter tertentu, dan tentu saja dihimpun juga pendapat-pendapat dari berbagai pengamat militer dan para ahli sejarah untuk menjamin keakuratannya. Menurut siaran Discovery Channel tersebut terlihat hasil yang cukup membanggakan tanah air tercinta kita Indonesia ini. Posisi pertama ditempati SAS (Inggris), peringkat kedua MOSSAD (Israel), dan peringkat ketiga adalah KOPASSUS (Indonesia). Narator dari Discovery Channel Military menjelaskan kenapa pasukan khusus Amerika Serikat tidak masuk peringkat dalam penilaiannya. Ternyata dikarenakan mereka terlalu bergantung pada peralatan yang berbasis teknologi super canggih, akurat dan serba digital. Sedangkan menurut penilaian bahwa sebuah pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal kemampuan individu khususnya. Tentu saja termasuk di dalamnya adalah kemampuan bela diri, bertahan hidup (survival), kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap. Dan lain sebagainya.

kopassus
<identitas baret merah KOPASSUS>

Kemampuan yang tidak terlalu mengandalkan dan bergantung pada teknologi canggih, serba digital. keberanian dan ketahanan serta kekuatan menjadi nilai plus bagi Kopassus. Mungkin karena itu pulalah muncul ungkapan bahwa 1 prajurit Kopassus setara dengan 5 prajurit biasa. Dan mungkin juga karena kehebatan Kopassus itu jugalah yang menyebabkan sekitar tahun 90-an Amerika begitu keberatan, dan Australia menjadi ketakutan ketika Indonesia akan memperbesar jumlah anggota Kopassusnya. Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dulunya bernama Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopasandha), dilatih untuk mengumpulkan data intelijen, berbagai teknik operasi khusus, sabotase, misi berat, dan pendaratan lewat udara dan air.

Baret merah kopassus
<baret merah KOPASSUS>
Pasukan ini dirikan pada tanggal 16 April 1952, Kopassus dirombak dan dikecilkan jumlahnya di tahun 1985, dan pada tahun 1992 kekuatan Kopassus hanya berjumlah 2.500 orang. Mereka, yang dapat dengan mudah dikenali karena baret merahnya, dibagi dalam dua grup operasi dan satu grup pelatihan. Pada tahun-tahun akhir di dasawarsa 1990-an Kopassus kembali menambah jumlah anggotanya menjadi 6.000 orang. Dengan bermarkas besar di Cijantung, Jakarta Timur, Kopassus kini berkembang menjadi lima grup, dimana Group IV secara khusus menangani operasi intelijen bersama dengan Satuan Gabungan Intelijen (SGI) Kopassus. Beberapa kiprah Kopassus yang membanggakan antara lain pernah penjadi juara satu sniper (penembak jitu) dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pacific Desember 2006. Waktu itu nomor duanya adalah dari SAS. Kemudian mereka menduduki posisi nomor 2 dari 35 pasukan khusus yang ikut terlibat dalam hal keberhasilan dan kesuksesan operasi militer (intelijen-pergerakan-penyusupan-penindakan) pada pertemuan Elite Forces in Tactical Deployment and Assault di Wina Austria.

markas kopassus
<markas grup 2 KOPASSUS>

Pada saat itu yang menjadi nomor satu adalah Delta Force USA. Negara-negara Afrika Utara hingga Afrika Barat memiliki acuan teknik pembentukan dan pelatihan pasukan khusus mereka dengan sekitar 80% pelatih mereka adalah perwira-perwira Kopassus. Bahkan pasukan pengawal presiden (PASPAMPRES) Kamboja adalah sebuah pasukan elite yang dilatih oleh Kopassus. Unit Kopassus pernah terlibat dalam operasi pembebasan sandera dalam pesawat Garuda Airline Woyla pada tahun 1981.

pasca operasi woyla
<pasca operasi woyla>

Ternyata kita memiliki pasukan elite yang sungguh luar biasa. Karenanya besar harapan pasukan elite ini tidak hanya mengangkat citra Indonesia di mata dunia, tapi juga mampu membantu stabilitas dalam negeri. Tentu saja di dalamnya ada harapan bahwa Kopassus juga dapat membantu “mengamankan” Papua, dan daerah-daerah konflik lainnya.

 
Design by Dek Aswin | Bloggerized by Aswin Bahar Setiawan - Dek Aswin | The Site Of Aswin Bahar Setiawan