Aneka Ilmu
Showing posts with label militer. Show all posts
Showing posts with label militer. Show all posts

Monday, September 7, 2015

Alasan Mengapa Bandara Polonia Dipindah

Assalamualaikum
Kali ini admin ingin menuliskan seputar Bandara Polonia, yah sekalian pingin cari tau info kebenarannya, admin juga pingin bagi bagi informasi sama kalian.

Alasan Mengapa Bandara Polonia dipindah ?

Sekelumit Tentang Bandara Polonia

Bandara Polonia merupakan bandara yang sudah lumayan tua yang letaknya di tengah pusat kota Medan, itu yang menyebabkan gubernur sumatra utara kala itu berniat untuk memindahkannya. Selain untuk memudahkan pembangunan gedung tinggi, upaya itu juga dilakukan untuk menghindarkan dari kemacetan. Setelah dipertimbangkan, pada tahun 1994 wacana pemindahan telah disetujui oleh beberapa petinggi yang ada di Sumatera Utara, akhirnya setelah satu tahun, perencanaan ini disahkan oleh Menteri Perhubbungan dengan mengeluarkan KM nomor 41Tahun 1995, rencananya pembangunan akan dilaksanakan pada tahun 1997 di sekitar wilayah desa Kuala Namu, Diliserdang, Sumatera Utara.

Setelah berjalannya waktu, di tahun 1997 Indonesia mengalami krisis moneter yang menyebabkan berhentinya perencanaan pembangunan Bandara Kuala Namu. Di awal tahun 2000 hingga era 2006 rancangan ini belum juga terealisasi. Kemudian di akhir tahun 2006 pekerjaan ini dimulai lagi dengan disahkannya pembangunan perdana Bandara Kuala Namu. Dan setelah beberapa tahun tepatnya di tanggal 25 Juli 2013 lika liku perjalanan pembangunan Bandara akhirnya terealisasi dengan ditutupnya Bandara Polonia serta dibukanya Bandara Kuala Namu untuk penerbangan sipil.


Alasan Mengapa Bandara Polonia dipindah ?

Bandara Polonia Berubah Nama

Pada tanggal 25 Juli 2013 merupakan tanggal dimana Bandara Polonia sudah tidak lagi digunakan untuk umum. Tapi jangan salah, karena walau bagaimanapun, Bandara ini merupakan milik TNI Angkatan Udara, dan menurut opini para jurnalis, Bandara Polonia akan digunakan TNI Angkatan Udara untuk markas pesawat milik TNI AU, sebenarnya masuk akal juga karena memang selama ini TNI AU belum memiliki markas pesawat yang besar disekitar pulau sumatra, padahal pulau ini berbatasan langsung dengan Malaysia serta Singapura.

Beberapa hari kemudian, isu yang beredar itupun dibenarkan oleh Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional atau Pangkosek Hanudhas, beliau menyebutkan bahwa nantinya Bandara Polonia akan dijadikan markas pesawat pengintai. Bukan hanya itu, Bandara Polonia juga akan diganti namanya dengan Bandara Soewondo nantinya.

Thursday, September 3, 2015

TNI AU Beli Pesawat Canggih Sukhoi Su 35

Setelah beberapa lama vakum dari kegiatan tulis menulis, kini admin akan menuliskan seputar pertahanan NKRI. Tadi pagi admin kaget, ternyata Pak Mentri Pertahanan RI, Om Ryamizad telah memutuskan untuk membeli Satu Skadron (16 ekor) Pesawat Canggih Sukhoi Su 35.

Beberapa bulan lalu admin telah mengangkat materi ini sebagai topik utama pembicaraan admin, ada sekitar 6 artikel yang membahas seputar pensiunnya F 5 Tiger serta beberapa produsen Pesawat Tempur yang mengadakan promosi besar besaran di NKRI ini.

Pesawat tempur, pesawat canggih TNI AU
Pesawat Tempur Veteran F 5 Tiger


Sebut saja pertengahan tahun 2014 lalu, ketika keputusan Menhan yang akan mempensiunkan pesawat tempur legendaris F 5 Tiger dari dunia kedirgantaraan Nusantara, saat itu mulailah teka teki pesawat seperti apakah yang akan dibeli pemerintah untuk menggantikan pesawat F 5 Tiger ini. Beberapa bulan setelah keputusan disebutkan, salah satu musium perjuangan di Yogyakarta membangun hangar yang nantinya akan digunakan untuk rumah 'Sang Harimau Terbang' selanjutnya. Bukan hanya di dalam negeri, setelah kabar ini tercium oleh produsen produsen pesawat tempur di Negara lain, mereka mulai mengajukan proposan pengajuan Pesawat Tempur buatan mereka.

Dengan bermacam macam kelebihan dan kekurangan telah diterima dan dikaji oleh Pemerintah sebagai dasar untuk menentukan pesawat seperti apakan yang cocok untuk menggantikan F-5 Tiger ini, mengingat dahulu ketika pesawat ini dibeli dari Amerika Serikat, F 5 adalah Pesawat Tempur yang canggih di masanya dahulu. Dengan kemampuan Air Refuiling yang sangat jarang dimiliki oleh pesawat tempur lainnya, F 5 hadir dengan memberikan fitur baru ini. Dan rakyat Indonesia sangat mengharapkan apapun keputusan Pemerintah nanti, merupakan keputusan yang matang untuk mengganti Pesawat Tempur Legendaris ini.

Sekilas Tentang Kandidat Calon Pengganti F 5 Tiger

F 16 Block 60
Pesawat F 16 merupakan Pesawat Tempur tipe Sedang yang dikembangkan oleh Produsen Dirgantara di Amerika Serikat. Dengan berbekal satu pendorong, serta kelincahan yang tinggi pesawat ini hadir di era 90an sebagai Pesawat Tempur utama milik Angkatan Bersenjata Amerika Serikat. Di masa sekarang, dengan harga yang pas untuk ukuran dompet Negara berkembang, F 16 menjadi Pesawat Tempur yang banyak dibeli oleh banyak Negara. Dengan tingginya pasar penjualan Pesawat F 16 Fighting Falcon menuntut perusahaan untuk selalu mengadakan upgrade Pesawat. Akhirnya hingga kini Pesawat F 16 Fighting Falcon telah memasuki era F 16 Fighting Falcon Block 60. Pesawat inilah yang diajukan oleh pihak Produsen Dirgantara di Amerika Serikat sebagai pengganti F 5 Tiger milik TNI AU.
Pesawat Tempur F 16 Block

Saab Gripen
Semenjak diumumkannya F 5 Tiger yang akan dipensiunkan di tahun 2015, Produsen Dirgantara asal Swedia ini telah gencar melakukan promosinya, dengan menunjuk pesawat Saab Gripen NG (Next Generation) yang merupakan pesawat seri terbaru buatan produsen asal swedia. Dengan fitur utamanya yang berupa irit bahan bakar, produsen Saab sangat optimis bahwa pesawatnya akan jadi pilihan tepat bagi NKRI. Bukan hanya itu, bahkan di proposalnya dijelaskan bahwa Saab juga memberikan alih teknologi kepada indonesia (ToT). 

Sukhoi Su 35
Sukhoi Su 35 merupakan pesawat tempur kelas berat hasil pengembangan dari pesawat generasi sebelumnya yaitu Sukhoi Su 30, adapun pesawat Su 30 telah dimiliki Indonesia sendiri. Dengan menghadirkan fitur kelincahan dalam bermanuver serta dengan dua mesin pendorong untuk lebih mempercepat kecepatan serta untuk lebih menyeimbangkan Pesawat ketika sedang melaju memberikan nilai tersendiri untuk kedaulatan angkasa NKRI.

Pesawat Tempur, Sukhoi Su 35, Pesawat canggih, TNI Angkatan Udara
Pesawat Tempur Sukhoi Su 35

Beberapa bulan lalu, admin mengikurti polling di salah satu forum pertahanan, disitu ditanyakan seputar pesawat pengganti F 5, hasilnya 
75% Sukhoi Su 35
10% Saab Gripen
9% F 16 Block 60
6% Pesawat tempur lainnya

Dari hasil polling tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa Masyarakat Indonesia cendetung memilih Sukhoi Su 35 sebagai penerus F 5 Tiger. Dan kabar baiknya polling tersebut sedikit banyak telah berpengaruh dalam keputusan. Ini terbukti bahwa akhirnya Pesawat Super Canggih Kelas Berat Sukhoi Su 35 telah resmi dipilih pemerintah. Bahkan Pemerintah telah mengirim utusannya untuk melakukan survei tentang Sukhoi Su 35 ini
\
Terimakasih om Menhan
Salam Merdeka\
Salam NKRI
Salam om Ryamizad

Wednesday, January 21, 2015

China Kembangkan Armada Laut

Kapal Perusak Camming
<Kapal Perusak Camming Milik AL China>


Pemerintahan China akan segera menambahkan lebih banyak kapal perusak Type 052D. Laporan Kanwa Defense Review yang berbasis di Negara Kanada menyebutkan setelah menyelesaikan enam kapal perusak Type 052C, galangan kapal China Jiangnan telah bergeser fokusnya serta menambah kuantitas untuk membangun Tipe 052D perusak, yang dilengkapi dengan beberapa perbaikan utama termasuk di sistem radar dan sistem mesin.

Tipe 052D dilaporkan tidak lagi menggunakan mesin turbin gas DA80 buatan Ukraina yang digunakan pada dua pertama dari kapal 052C. Tipe ini juga tidak menggunakan mesin turbin gas QC-280 yang digunakan di empat kapal Type 052C. Mesin ini buatan dalam negeri yang telah ditingkatkan.

Kapal Perusak kumming
<Kapal Kelas 052D Pertama Milik AL China>


Tipe 052D yang baru ini akan menjadi yang pertama dilengkapi sistem peluncuran vertikal yang bisa melesawatkan rudal dengan kecepatan subsonik dan supersonik dengan jarak sekitar 220 kilometer.
Masing-masing kapal Type 052D memiliki berat perpindahan mendekati 10.000 ton. Sampai sekarang, China hanya memiliki satu jenis kapal pada tingkat itu, yaitu Type 071 amfibi dermaga transportasi, yang memiliki perpindahan dari 20.000 ton. Cina saat ini memiliki tiga Yuzhao kelas kapal perang amfibi dan dilaporkan memiliki rencana untuk mengakuisisi tiga lebih untuk PLA Armada Laut Timur.

Kapal ini tentunya akan segera mengisi armada laut China serta sebagai kabar gembira untuk Negara ini. Semoga Indonesia juga segera mengikuti jalan ini, di mulai dari realisasi dari pembuatan kapal induk helikopter. Semoga rencana pembangunan kapal induk helikopter ini menjadi kenyataan
amiin

Thursday, December 11, 2014

T-90 Tank Caggih Andalan Rusia

T-90 Tank Caggih Andalan Rusia


Tank T-90 Rusia, Tank T-90 Rusia, Tank T-90 Rusia
<Tank T-90 Rusia>
Agkatan darat Rusia dikejutkan dengan kehadiran tank canggih T-90. Tank ini merupakan tank geerasi ke tiga. Tank T-90 merupakan hasil pengembangan dari tank generasi sebelumnya, yaitu tank T-72. T-90 pada mulanya disebut T-72BU, kemudian pada masa selanjutnya berganti nama menjadi T-90. Dalam angkatan darat Rusia tank T-90 diklaim sebagai tank tercanggih sekaligus tank terbaik pada masa ini. Dalam pengembangan tank T-72 ini, tank T-90 hadir dengan mengadopsi senjata 2A46 125mm smoothbore gun, seapan penembak 1G46, mesin baru yang telah di upgrade. Upaya perlindungan standar menggunakan lapisan yang mengandung campuran baja, baja komposit, perlindungan lapis 5 peledak reaktif, penerima peringatan laser, serta sistem inframerah ATGM.

Pengembangan

Pada tahun 1992, produksi dua jenis tank tempur utama angkatan darat Rusia telah diberhentikan. Tank tersebut yaitu jenis T-80U dan T-72B.  Tank T-80U memiliki keunggulan dalam hal kualitas dalam pertempuran, adapun T-72B unggul dalam masalah harga, dengan kemampuan yang tidak jauh berbeda dengan T-80U, tank ini menjadi tulang punggung dalam angkatan bersenjata Rusia. Kejadian ini disebabkan oleh adanya pembangunan pabrik ditempat yang berbeda. Pabrik Omsk dibangun untuk pembangunan T-80Us dan pabrik Nizhny Tagil untuk pengembangan tank T-72. pembangunan ini dilakukan secara besar besaran dengan harapan mampu memiliki daya saing di dunia internasional. Hanya dalam beberapa tahun, pabrik Nizhny Tagil berhasil membangun sebuah T-72BMs. Tank T-72Bs, dengan baja reaktif sebagai pelindung anti ledakan, yang disebut Kontakt-5, tank ini dapat dikategorikan sebagai tank generasi ke tiga.

Untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas ekspor, T-72 prospek dan peluang yang menjadi terpilih sebagai MBT produksi tunggal Rusia, lebih canggih api T-80U yang sistem kontrol juga ditambahkan untuk menghasilkan kendaraan yang ditunjuk T-72BU. T-90 dikembangkan oleh Kartsev-Venediktov Biro Desain di pabrik Uralvagonzavod di Nizhny Tagil. Model produksi didasarkan pada T-72BM, dengan beberapa fitur tambahan dari seri T-80.

T-90 memiliki 830 hp (620 kW) mesin masuk ke tingkat rendah produksi pada tahun 1993, berdasarkan prototipe yang ditunjuk T-88. Ini fitur generasi baru Kontakt-5 baja reaktif ledakan di lambung kapal dan menara. Layout konvensional, T-90 merupakan upgrade besar untuk setiap sistem di T-72, termasuk gun.The utama T-90S telah diidentifikasi sebagai model ekspor. Referensi untuk T-90E tampaknya terbukti. T-90 dilengkapi dengan sistem "tiga tingkat" perlindungan: tingkat pertama adalah baju besi komposit di tingkat, menara kedua adalah generasi ketiga Kontakt-5 ERA dan tingkat ketiga adalah Shtora-1 penanggulangan suite.

Pengembangan T-90, Pengembangan T-90, Pengembangan T-90
<Pengembangan Tank T-90>

Persenjataan

Tank T-90 yang menampilkan 2A46M 125 mm gun tangki smoothbore, NSV 12,7 mm gun AA mesin dan PKT 7,62 mm gun mesin koaksial. Persenjataan utama T-90 adalah yang 125 mm gun smoothbore 2A46M tangki. Ini adalah versi yang sangat modifikasi dari senjata anti-tank Sprut, dan merupakan senjata yang sama digunakan sebagai persenjataan utama di T-80-seri tank. Hal ini dapat diganti tanpa membongkar menara dalam dan mampu menembak armor-piercing sirip-stabil membuang sabot (APFSDS), ledak tinggi anti-tank (HEAT-FS), dan fragmentasi ledak tinggi (HE-Frag) amunisi, sebagai serta 9M119M Refleks anti-tank peluru kendali. Rudal Refleks memiliki semi-otomatis sinar laser tunggang bimbingan dan tandem berongga-biaya hulu ledak HEAT. Ini memiliki jangkauan efektif 100 m sampai 6 km, dan membutuhkan waktu 17,5 detik untuk mencapai jangkauan maksimum. Refleks dapat menembus sekitar 950 milimeter (37 in) besi baja dan juga dapat melakukan target udara yang terbang rendah seperti helikopter.

Para NSV 12,7 mm (12.7x108) dikendalikan dari jauh anti-pesawat senapan mesin berat dapat dioperasikan dari dalam tangki oleh komandan dan memiliki rentang 2 km dan tingkat siklik dari api 700-800 putaran per menit dengan 300 putaran tersedia (NSV digantikan oleh senapan mesin Kord berat di akhir 1990-an). Para 7.62mm PKT (R 7.62x54mm) senapan mesin koaksial beratnya sekitar 10,5 kg, sementara kotak amunisi membawa 250 putaran (7000 putaran dilakukan) dan beratnya 9,5 kg tambahan.

Miniatur T-90, Tank rusia, mbt canggih
<Miniatur tank t-90 rusia>

Seperti tank Rusia modern 2A46M di T-90 adalah makan oleh sebuah loader otomatis yang menghilangkan kebutuhan untuk loader manual dalam tangki dan mengurangi para kru untuk 3 (komandan, penembak, dan driver). Autoloader dapat membawa 22 siap api putaran di korsel dan dapat memuat putaran dalam 5-8 detik. Ia telah mengemukakan bahwa loader otomatis pada yang modern tank T-90 telah dimodifikasi untuk mengambil keuntungan dari amunisi baru seperti 3BM-44m APFSDS, yang seperti M829A3 AS menembus baju besi lebih baik dari putaran pendek sebelumnya. PANAS putaran yang dapat ditembakkan dari 2A46M ini meliputi 3BK21B (dengan kapal Depleted uranium), 3BK29 (dengan penetrasi dikreditkan dari 800 mm RHA kesetaraan), dan 3BK29M (dengan hulu ledak muatan Triple-tandem). Selain T-90 fitur sekering Ainet pengaturan sistem yang memungkinkan tangki untuk meledakkan 3OF26 HE-Frag putaran pada jarak tertentu dari tangki yang ditentukan oleh penembak laser yang pengintai, meningkatkan kinerja terhadap helikopter dan infanteri.

Kebakaran sistem kontrol pada T-90 termasuk hari PNK-4S/SR AGAT dan sistem malam penampakan dipasang di stasiun komandan yang memungkinkan untuk deteksi malam hari dari target tangki berukuran di rentang antara 700 dan 1100 meter tergantung pada versi pemandangan itu. Model awal dari T-90 dilengkapi dengan pemandangan Buran to1-Ko1 tetapi model kemudian (T-90S) ditingkatkan untuk menggunakan mata Essa thermal imaging, yang memungkinkan untuk penembakan akurat untuk berbagai 5000-8000 m menggunakan CATHERINE FC-kamera termal yang dihasilkan oleh Thales Optronique. Penembak ini juga dilengkapi dengan sistem pengamatan hari 1G46 yang mencakup berbagai Laser finder, saluran rudal bimbingan dan memungkinkan tangki berukuran target untuk dideteksi dan terlibat pada 5 hingga 8 kilometer (3,1-5,0 mil). Para pengguna sopir TVN-5 hari dan penglihatan malam. Pada tahun 2010, Rusia memulai produksi lisensi dari Thales dikembangkan FC kamera pencitraan termal Catherine untuk T-90M tank, sebuah harian Rusia mengatakan. Ini pencitra termal juga hadir pada T-90M "Bisma" membangun di India di bawah lisensi.

pengembangan rusia, tank canggih, t-90 rusia, alutsista terbaru, matra darat
<Tank Pengembangan Rusia>
Mobilitas

Model yang berbeda dari tangki-90 T yang didukung oleh V-84MS 618 kW (840 hp) empat-stroke V-12 mesin piston, uprated mesin 1.000 hp (750 kW) dan 1.250 hp (930 kW) mesin yang dibuat oleh Uralvagonzavod dan yang disampaikan oleh Pabrik Traktor Chelyabinsk. Para Т-90S dengan 1.000 hp (750 kW) mesin dapat mencapai kecepatan tertinggi 60 km / jam di jalan dan hingga 45 km / jam di medan kasar. T-90 tank memiliki susunan klasik transmisi, dengan mesin ditempatkan belakang dan transmisi. Para 1.000 hp (750 kW) mesin adalah V-92 empat stroke, 12 silinder, multi-bahan bakar diesel sementara 1.250 hp (930 kW) mesin V-96. T-90 versi ekspor yang dimodifikasi yaitu T-90S dilengkapi dengan peningkatan daya multi-bahan bakar 1.000-hp mesin diesel dengan injeksi gas turbin. Tangki ini juga dilengkapi dengan sistem pendingin udara untuk bekerja di zona suhu tinggi.

Perlindungan T-90S Bisma dari India Angkatan Darat hanya dilengkapi dengan sistem "dua tingkat" perlindungan: tingkat pertama adalah baju besi komposit dalam, kubah lapis kedua adalah generasi Kontakt-5 ERA ketiga. T-90 dilengkapi dengan "tiga tingkat" sistem perlindungan. Tingkat pertama adalah baju besi komposit di menara, yang terdiri dari shell baja dasar dengan menyisipkan dari bolak lapisan dari aluminium dan plastik dan bagian deformasi dikendalikan.

torrent t-90, kubah tank, lapis 5, tambahan tank, kelanjutan t-72, penerus t-80
<Kubah Lapis 5 Tank T-90>


Tingkat kedua adalah generasi ketiga Kontakt-5 ERA (baja reaktif ledakan) yang secara signifikan menurunkan daya tembus energi kinetik amunisi APFSDS dan juga blok ini ERA memberikan menara miring khas nya "clam shell" penampilan. Batu bata ERA juga terletak di atap turret dan memberikan perlindungan dari atas-serangan senjata. Maju baju besi menara itu paket selain ERA dan baja plating berisi filler komposit terjepit baja komposit Rusia antara pelat baja atas dan bawah, hasil baja komposit dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan perlindungan jika dibandingkan dengan baja-satunya baju besi.

Tingkat ketiga adalah Shtora-1 (Rusia: Штора-1 atau "tirai" dalam bahasa Inggris) penanggulangan suite, yang dihasilkan oleh Elektromashina Rusia. Sistem ini mencakup dua electro-optical/IR "dazzlers" di bagian depan turret (yang memberikan Red Eyes berbeda), empat penerima peringatan Laser, dua granat aerosol 3D6 sistem pemakaian dan sistem kontrol yang terkomputerisasi. Para Shtora-1 memperingatkan awak tangki ketika tangki telah 'dicat' oleh laser senjata-bimbingan dan memungkinkan para kru untuk membunuh menara untuk menghadapi ancaman tersebut. Jammer inframerah, TShU1-7 EOCMDAS, kemacetan perintah semi-otomatis untuk saling berhadapan (SACLOS) sistem bimbingan beberapa anti-tank peluru kendali. Granat aerosol secara otomatis diluncurkan setelah Shtora mendeteksi bahwa itu telah dicat. Granat aerosol digunakan untuk menutupi tangki dari pengukur jarak laser dan designators serta optik sistem senjata lainnya. India T-90S tangki tidak dilengkapi dengan suite-1 Shtora penanggulangan. itu akan dilengkapi dengan LED-150 Tanah Sistem Elektronik Pertahanan.

Selain sistem perlindungan pasif dan aktif T-90 juga dilengkapi dengan nuklir, peralatan biologi dan kimia (NBC) perlindungan, menyapu ranjau KMT dan sistem pemadam kebakaran otomatis berkelahi. The EMT-7-counter elektromagnetik sistem tambang juga dapat diinstal pada T-90. EMT-7 memancarkan pulsa elektromagnetik untuk menonaktifkan tambang magnetik dan mengganggu elektronik sebelum tangki mencapai mereka. Tanda tangan Nakidka paket pengurangan juga tersedia untuk T-90. Nakidka dirancang untuk mengurangi probabilitas dari suatu obyek untuk dideteksi oleh Inframerah, Thermal, Thermal-Radar, Radar dan band.

Selama tes dilaporkan dilakukan oleh militer Rusia pada tahun 1999 T-90 itu terkena berbagai amunisi RPG, ATGM dan APFSDS. Ketika dilengkapi dengan Kontakt-5 ERA T-90 tidak bisa ditembus oleh salah satu APFSDS atau ATGM digunakan selama persidangan dan mengungguli T-80U yang juga ambil bagian. Selama operasi tempur di Dagestan, ada laporan saksi satu T-90 mempertahankan tujuh hits dari RPG, dan sisanya di tindakan. Tank T-90 merupakan tank andalan rusia yang menandingi kekuatan MBT Leopard saat ini. Tank MBT Leopard versi Indonesia juga tak kalah memukau dari tank T-90 Rusia.

<Tank T-90>, <Tank T-90>
<Tank T-90>

Wednesday, November 19, 2014

Sukhoi SU 35 Tampak Di Depan Mata Indonesia

Sukhoi SU 35 Semakin Tampak Di Depan Mata TNI AU

Kementerian Pertahanan (Kemhan) berencana mengganti pesawat tempur F-5 Tiger TNI AU yang sudah harus pensiun, dengan pesawat tempur baru yang jauh lebih canggih. Tak tanggung-tanggung, muncul usulan untuk menggantinya dengan pesawat tempur Su-35BM (Flanker-E) dari Rusia.

sukhoi su35BM

<Sukhoi SU 35>

"Ada beberapa usulan pesawat tempur yang saat ini masih dikaji untuk memilih yang paling tepat. Apakah pesawat tempur dari Rusia, Amerika, Eropa atau dari negara lain," kata Menhan Purnomo Yusgiantoro usai Rapim Kementerian Pertahanan yang dihadiri Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, di Kantor Kemhan di Jakarta, Selasa, 7 Januari 2014. Menurut Menhan, ada sekitar 5-6 usulan pengganti pesawat tempur TNI AU yang sudah berusia 30 tahun tersebut. Namun, dirinya meminta agar dilakukan pembobotan dan ditambah spesifikasi teknis, sehingga ditemukan pesawat yang tepat untuk menggantikan F-5 Tiger.

f5 tiger

<f-5 Tiger TN AU yang akan pensiun>

Menhan berharap agar keputusan untuk memilih pesawat tempur pengganti itu segera diputuskan agar pada Rencana Strategis (Renstra) II 2015-2020 dapat dilakukan pembelian sehingga datang tepat pada waktunya. "Saya berharap pesawat tempur yang canggih tersebut mampu membawa peluru kendali jarak jauh," katanya. Di tempat yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan, TNI AU telah membuat kajian untuk pengganti pesawat tempur F-5 Tiger, seperti Sukhoi Su-35, F-15, F-16 dan pesawat tempur buatan Swedia (Saab Gripen).

Pesawat tempur Su-35 adalah pesawat kelas berat generasi 4++. Sebagian teknologinya sudah menggunakan teknologi pesawat generasi ke-5. Soal embel-embel BM pada salah satu varian Su-35, itu hanyalah sebutan dari media-media yang berarti "Big Modernization" karena terdapat upgrade avionik dan modifikasi airframe pada varian ini. Pihak KnAAPO (Sukhoi) sendiri tidak memberikan nama resmi untuk Su-35BM. Selain pesawat tempur buatan Rusia, Panglima TNI juga tengah mengincar pesawat tempur buatan Amerika Serikat, yakni F-16. "Ada beberapa pilihan, apakah kita ke depannya akan ambil Sukhoi-35 atau apakah F-16 dan generasi terbarunya. Kalau kami punya keinginan Insya Allah pasti bisa," kata Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pun mengaku sudah berdiskusi langsung dengan Menhan Purnomo Yusgiantoro. Menurutnya, Menhan pun setuju upaya menambah kekuatan tempur TNI AU. "Tapi ini baru tahap diskusi. Kalau maunya Panglima sih iya (menambah Sukhoi)," kata Panglima TNI. "Kajian itu sedang kami pelajari, tergantung dari kemampuan keuangan negara," katanya.

Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia menambahkan, TNI AU menginginkan satu skuadron (16 unit) dalam pengajuan pengganti pesawat tempur F-5 Tiger. "Kami ikuti renstra yang ada. Selanjutnya kami masih revisi sesuai arahan Panglima TNI dan Kemhan sesuai kemampuan negara untuk membuat masterlist," katanya. KSAU mengatakan, setiap Renstra itu ada pergantian pesawat yang tak layak, sehingga dilakukan modernisasi sesuai perkembangan teknologi. Tahun ini, TNI AU akan menerima belasan pesawat baru dan bekas berbagai jenis, baik itu pesawat tempur jet, pesawat tempur baling-baling, dan pesawat angkut. Dari jajaran pesawat tempur jet adalah F-16 dari Amerika Serikat. Sebelum bulan Oktober 2014 TNI AU bakal menerima 8 dari 24 unit pesawat F-16 hibah yang diperbaiki lagi sistem avioniknya. Sesuai rencana pesawat F-16 akan ditempatkan di Skadron 16, Pekanbaru, Riau.

f 16 block 52

<f 16 block 52>

Saat ini TNI AU baru memiliki satu skuadron atau 16 unit Pesawat tempur Sukhoi yang terdiri dari Sukhoi SU-27 dan dan SU-30 yang bermarkas Lanud Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan. TNI AU juga menerima secara bertahap pesawat tempur bermesin jet T-50 Golden Eaglebuatan Korea Selatan. Dari satu skuadron atau 16 unit pesawat yang dipesan baru delapan unit yang diterima Indonesia. Pesawat ini lah yang bakal digunakan untuk melatih pilot-pilot tempur TNI AU menggantikan pesawat Hawk 100/200.

Tambahan Kapal Selam dari Rusia


Sementara itu, selain pesawat tempur, Panglima TNI Jenderal Moeldoko berencana mengirim tim ke Rusia pada akhir bulan ini. Tim ini ditugaskan menemani perwakilan Kemhan guna membicarakan kemungkinan pembelian kapal selam Kelas Kilo buatan Negeri Beruang Merah tersebut. "Kami akan lihat dan dalami dua pilihan," kata Panglima TNI. Dua pilihan tersebut adalah kemungkinan membeli kapal selam Kelas Kilo produksi baru atau membeli bekas dengan skema hibah. Meski begitu, Panglima TNI tetap berharap pemerintah bisa membeli kapal selam Kelas Kilo produksi baru. "Mudah-mudahan saja, kalau kondisi anggaran pemerintah bagus," kata dia. Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr Marsetio sebelumnya pernah menyebut ketertarikannya memboyong kapal selam jenis Kelas Kilo dan Kelas Amur buatan Rusia. Namun, pihaknya belum bisa menentukan kapal selam mana yang bakal diboyong ke Tanah Air.

Sunday, November 9, 2014

Macam Macam Varian Panser Anoa Buatan Pindad

Kali ini admin ingin menyuguhkan kepada para pembaca tentang kehebatan PT PINDAD dalam memproduksi rantis anoa. PT PINDAD telah banyak mengeluarkan versi yang berbeda, berikut admin sajikan hanya untuk agan :-)

selamat membaca !!!

1. ANOA VERSI APC (angkut personel)

Anoa Versi APC

2. ANOA VERSI RESCUE

Anoa Versi Rescue

3. ANOA VERSI CANNON

Anoa Versi Cannon

4. ANOA VERSI MORTIR

Anoa Versi Mortir

Anoa Versi Mortir

Anoa Versi Mortir

5. ANOA VERSI ARV

Anoa Versi ARV

Anoa Versi ARC

Friday, November 7, 2014

Roket Buatan Anak Bangsa

LAPAN-TNI AD kembangkan roket

Penanda tanganan TNI AD dan LAPAN

<penanda tanganan antara KASAD dan LAPAN>

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman bersama Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Bambang Tejasukmana menjawab pertanyaan wartawan usai penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama antara TNI Angkatan Darat dan LAPAN di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, pada hari selasa lalu tanggal 21 januari 2014

Setelah ditanda tangannya nota kesepahaman antara Bambang Tedjakusuma, dan Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Budiman, di mabes TNI, kini lapan berkemauan keraas untuk menciptakan sebuah roket yang memiliki jarak jauh. roket ini akan dinamai dengan RX-550

<Roket RX-550 (rencana)>

"Beberapa kemampuan LAPAN nanti akan kami manfaatkan untuk kepentingan TNI AD," kata KSAD Budiman kala itu. Di antara kerja sama itu, pengembangan peluru kendali dan teknologi penginderaan jarak jauh, yang akan dimanfaatkan juga oleh Dinas Topografi TNI AD akan segera di usahakan. 

Sejak lama LAPAN telah mempelajari teknologi penerbangan roket, sains antariksa, sains atmosfir, dan teknologi UAV, yang memerlukan penguasaan penginderaan jarak jauh, kendali, dan aerodinamika, gunanya untuk mengkaji proyek pembuatan roket jarak jauh ini .

 

<UAV buatan LAPAN>

TNI rela membagi sekitar Rp.350 M untuk LAPAN demi terwujutnya roket yang amat dinanti ini. Roket ini merupakan hasil kaji anak bangsa, yang dapat dibanggakan, sekaligus membuktikan pada dunia, bahwa negara Indonesia bukan negara lemah.


Dia menjelaskan teknologi penginderaan jarak jauh yang dimiliki LAPAN dapat membantu TNI dalam kepentingan survei dan mapping, intelijen geospacial dan monitoring pengamanan wilayah perbatasan yangkerap kali dilanggar oleh negara tetangga. TNI AD telah mewacanakan mengerahkan UAV untuk mengawasi garis perbatasan negara.

Untuk teknologi roket, sebetulnya Indonesia negara pertama di belahan selatan Bumi alias negara dunia ketiga yang mampu menguasai teknologi ini. Namun capaian sejak dasawarsa '60-an itu tidak dipedulikan secara serius oleh rezim pemerintahan Orde Baru pada masa soeharto, sehingga Indonesia kini bukan negara pemimpin teknologi ini.

Tejasukma mengatakan, kerja sama dengan TNI AD akan fokus pada pengembangan metoda dan membuat prototipe, yang nanti diproduksi perusahaan di sektor industri pertahanan dalam negeri.

 
Design by Dek Aswin | Bloggerized by Aswin Bahar Setiawan - Dek Aswin | The Site Of Aswin Bahar Setiawan